Beberapa hari ini, gue melihat
banyak orang-orang di sekitar gue mulai (kembali) menulis blog.
Ada yang baru banget bikin blog
atau yang udah pernah bikin blog tapi sekarang di aktifkan lagi.
Gue jadi ikutan senang, karena
jujur, sejak munculnya social media
semacam friendster, facebook dan twitter, orang-orang mulai beralih dari blog.
Beberapa blogger paporit gue udah
mulai jarang banget ngupdate tulisannya diblog gara-gara keseringan ngoceh di
twitter.
Seru sih, nge-follow twitternya,
tapi menurut gue, 140 karakter ngga cukup untuk menuliskan apa yang seru, lucu
dan menarik dalam hidup secara lengkap dan ga terpotong-potong.
Karena itu gue pribadi cenderung
membutuhkan blog.
Nah, dengan semakin bermunculan
nya blog, makin banyak warna –warna blog yang gue temui. Beberapa gue
suka, beberapa lagi ngga.
Karena ada beberapa blog, yang
menyalahi aturan-aturan dasar blogging. (sotoy. hahaha)
Gue sendiri mulai iseng nulis
blog, dari tahun 2011, pertamanya mulai nulis di blog friendster, kemudian
pindah ke multiply, trus pindah lagi ke blogspot.
Hingga akhirnya memutuskan untuk
beli domain pribadi ini di awal tahun lalu. Sejarah penulisan blog ini pernah
gue tulis di postingan yang ini.
Dari pengalaman itu, gue bisa sharing disini bagaimana
menulis blog yang baik dan benar. (setidaknya ini yang gue lakukan).
1. Gunakan nama yang baik
Ini yang paling penting. Sebelum
membuat blog, pastikan nama blog lo itu unik, singkat dan gampang diingat.
Karena apa, bagi blog baru yang
belum punya pembaca setia, nama domain itu yang menjadi patokan pertama.
Biasanya, blogger baru akan
mencari nama yang keren dan cool. Efeknya, nama domain yang kalian pilih itu
kayak kereta ke bekasi. Panjang dan penuh sesak!
2.
Rutin menulis
Ini adalah masalah klasik para
blogger. Rasanya susah untuk berkomitmen rutin menulis.
Ada aja halangan untuk menulis,
mulai dari kerjaan yang menumpuk, ga ada waktu, banyak kerjaan, hingga
teralihkan oleh social media yang
lagi rame-ramenya.
Tapi cobalah untuk berkomitmen
menulis, minimal 1 postingan per minggu. Ini berguna untuk membuat pembaca lo
untuk datang kembali.
Ketika mereka membaca satu artikel
menarik, mereka pasti berharap untuk membacanya lagi minggu depan.
Ketika lo sudah ngga rutin
mengupdate blog, maka perlahan mereka tidak akan berkunjung lagi.
3. Kejar market niche yang
tepat.
Tanyakan ke diri lo sendiri,
kira-kira siapa yang tertarik baca cerita lo siapa? Siapa target pasar lo?
Kalo gue, dengan jelas gue bakal
bilang, mahasiswa dan para pekerja muda. Karena kesamaan umur, cerita gue bakal
lebih cocok bagi golongan itu.
Jika lo perhatikan benablog.com atau
pocongg.com jelas sekali bahwa target pasar mereka adalah anak SMA.
Yang buat gue, mungkin gue akan di
rajam pembaca gue jika gue menulis ‘SEpERtI iNi’ atau ‘ceMunGudh EaaaPPss’.
Market niche ini, bukan hanya
berlatar belakang umur saja, tapi bisa juga berlatar belakang minat.
Jika lo minat gadget, tulislah
mengenai itu. Jika lo suka politik, bahas itu.
Jangan campurkan semuanya jadi
satu. Hari ini bahas fotografi, besok bahas cara ternak sapi. Jangan!
Dengan membuat market niche ini,
lo otomatis akan ‘mewarnai’ blog lo, dan otomatis akan memunculkan beberapa loyal readers yang militan yang
rela mempromosikan blog lo tanpa bayar. Saya sendiri sudah punya beberapa.
*kedip manja*
4. Munculkan sense of belonging pembaca lo.
Bikin semacam riset kecil-kecilan.
Lo nulis buat apa? Buat berbagi cerita? Buat mencatat kehidupan keseharian
doang?
Ada beberapa blog, yang cuma
bercerita tentang kehidupan keseharian penulisnya.
Yang membuat gue berpikir, dan
mungkin yang lain juga berpikir demikian. Siapa elo yang gue harus tau lo makan
siang pake apa?
Kalo emang kejadian hidup lo biasa
aja, kemas itu secara bagus. Berikan value
added kepada pembacanya.
Contoh : ‘aduhhhh, kucing gue tadi
siang mati. Gue sedih banget sekarang.’ I don’t care about your cat you
dumbshit!
Bisa lo ubah menjadi : “gue hari
ini sedih banget. Kucing kesayangan gue si Maroko mati. Tapi gue ga terlalu
sedih. Maroko adalah kucing yang baik. Dia pasti masuk surga dan sekarang dia
sedang ditemani oleh kucing-kucing perawan.”
Kemas secara unik. Cara bercerita
yang unik, akan menimbulkan rasa memiliki para pembaca. Toh, penulis yang baik
adalah penulis yang mampu mempengaruhi emosi pembaca dengan tulisannya.
5. K.I.S.S (Keep It Simple
Stupid!)
Buatlah, design layout blog lo
sesederhana mungkin. Perhatikan font yang digunakan dan background blog lo.
Ngga usah gunakan warna yang terlalu mencolok.
Huruf berwarna pink dengan
background hitam atau background foto warna warni akan membuat mata saya
berdarah ketika membacanya.
Huruf berwarna gelap dan
background terang akan sangat nyaman dimata. Tujuannya apa?
Agar pembaca nyaman membaca
tulisan lo.
6. Jangan gunakan Widget
terlalu banyak.
Widget adalah pernak pernik yang
biasa digunakan buat ngedandanin blog. Nah, pemasangan widget yang berlebihan
ini adalah kesalahan terbesar blogger-blogger pemula atau blogger abege yang
sering sekali kita temui.
Ntah karena alasan apa, selalu aja
ada blog-blog dengan widget berlebih di blog. Ini widget atau make-up syahrini?
Contohnya gini, banyak yang masang
widget jam, widget ikan-ikanan.
Buat apa nambah widget jam?
Padahal yang baca blog lo itu dari smartphone atau PC, yang jika dia emang
bener2 pengen tau sekarang jam berapa, tinggal liat ke pojok kanan bawah
komputernya.
Widget ikan-ikanan? Dia baca blog
buat baca tulisan, bukan ngasih makan ikan.
Kalo dia mau ngasih makan
binatang, jangan baca blog, ke kebun safari sana. Kasi makan tuh jerapah!
For your information, penambahan widget-widget sepertini akan
menambah lama waktu loading halaman
blog lo. Ditambah lagi dengan koneksi internet di Indonesia yang kayak
kura-kura abis sahur on the road. Lelet banget kan?
Koneksi internet yang lambat dan
widget berlebih? Mimpi buruk!
Basic rule nya gini, jika blog lo ngga bisa terbuka
dalam 2 detik dengan koneksi internet normal. Maka blog lo terlalu berat.
Sekali lagi, jangan harap pembaca
akan loyal berlama-lama di blog lo jika membutuhkan waktu 1 juta tahun cahaya
untuk sekedar berpindah dari satu halaman ke halaman yang lain.
Atau hanya untuk membukanya saja
dibutuhkan waktu 1 masa pemerintahan SBY.
Semakin ringan semakin bagus
7. Jangan gunakan lagu
sebagai background blog.
Seriuslah? ini sangat menganggu.
Gue buka halaman blog, buat ngebaca, bukan buat dengerin musik. Ini bikin
blog sangat-sangat berat buat dibuka. Dan ga semua orang suka ama selera musik
lo.
Lagi pula, ngga semua artikel
cocok dengan satu lagu yang diputar terus menerus.
Bayangkan gue menulis sendu,
artikel sedih mengenai tsunami, harus diiringi Lagu 7icon. “Gak gak gak kuat..”
Segitu dulu dari gue tips-tips
blogging nya, mudah-mudahan ini jadi sesuatu.
Cara penulisan Blog yang baik
Diposting oleh
hery
|
Read User's Comments(0)
Langganan:
Postingan (Atom)
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "
Diberdayakan oleh Blogger.