Microsoft Pamer OS Windows Tablet Pekan Depan?


CALIFORNIA - Microsoft bergerak cepat dalam segmen mobile, ini setelah kabarnya raksasa tersebut dikabarkan akan memamerkan sistem operasi Windows yang dikhususkan untuk tablet.

Setelah Microsoft mengumumkan kehadiran update Windows Mobile 7.5 atau yang dikenal dengan Mango, mereka bersiap untuk menghadirkan OS Windows versi tablet pekan depan, dalam sebuah acara yang telah dipersiapkan.

Namun, seperti dilansir Engadget, Jumat (27/5/2011), Microsoft enggan memberikan komentar mengenai rumor yang berkembang tersebut. Apalagi setelah kabar lain menyebutkan, OS untuk tablet ini akan menggandeng mikroprosesor Tegra.

Microsoft merupakan pesaing Apple yang saat ini mendominasi pasar komputer tablet, menjual 7,5 juta iPad sejak debutnya di bulan April dan akhir September. Peneliti pasar Strategy Analytics memperkirakan bahwa Apple saat ini memegang 95 persen dari pasar komputer tablet.

Namun, tablet komputer yang menjalankan sistem operasi Google Android diharapkan menjadi pesaing paling utama yang mengarah dalam waktu dekat. Aliansi dengan ARM bisa membantu Microsoft mengejar ketinggalan di pasar perangkat mobile. (tyo)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Berkat Satelit 17 Piramida Baru Ditemukan

Pemindaian satelit yang diduga 17 Piramida yang hilang
Pemindaian satelit yang diduga 17 Piramida yang hilang
LONDON - Arkeolog asal University of Albaman, di Birmingham, Dr Sarah Parack dan timnya berhasil menganalisis gambar yang diambil dari satelit yang mengorbit 700 km diatas bumi, mengidentifikasi menggunakan pencitraan inframerah untuk menyorot bahan yang berbeda di bawah permukaan, yang diduga adalah 17 piramida yang hilang.

Tidak hanya itu saja satelit itu juga memindai 1.000 makam dan lebih dari 3.000 pemukiman kuno, yang sebelumnya memang sudah dilakukan penggalian awal sebelumnya.

Dilansir melalui BBC, Kamis (26/5/2011), satelit dengan pencitraan inframerah mampu membedakan antara batu bata lumpur Mesir kuno digunakan untuk membangun struktur dan tanah dan bumi. Batu bata lumpur tersebut lebih padat daripada tanah sekitarnya.

Pengideraan satelit untuk melacak benda bersejarah bisa dilakukan lantaran warga mesir kuno membangun rumah-rumah yang terbuat dari bata lumpur. Struktur bangunan pun padat sehingga bentuk lancip rumah serupa piramida mudah terdeteksi.

"Ini merupakan situs yang dekat dengan permukaan. Ada ribuan lainnya yang tertutup oleh endapan lumpur Sungai Nil," kata Sarah. (tyo)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Neil Armstrong Tidak Pernah Mendarat di Bulan?

Pendaratan Neil Armstrong di Bulan 40 tahun silam (Foto: Moon Daily).
Pendaratan Neil Armstrong di Bulan 40 tahun silam (Foto: Moon Daily).
WASHINGTON - Rumor yang menyebutkan bahwa pendaratan manusia di bulan adalah suatu bentuk teori konspirasi belakangan kembali mencuat. Semakin banyak pihak dan bukti yang menguatkan keraguan Neil Armstrong pernah melakukan pendaratan di bulan 40 tahun silam.

Ada beberapa bukti yang menyebutkan bahwa Armstrong dengan misi Apollo 11 sebenarnya tidak pernah ke bulan. Yang sebenarnya terjadi adalah, Armstrong berada di dalam sebuah studio alam buatan di sebuah tempat di Arizona yang sengaja diseting mirip dengan keadaan di bulan.

Hal ini sengaja dilakukan oleh NASA dan pemerintahan Amerika Serikat untuk menciptakan ketakutan publik dan menyelamatkan imej Amerika yang mulai meredup karena kekalahannya dalam perang Vietnam. Langkah ini juga sekaligus ingin memukul telak Uni Soviet yang kala itu bersaing ketat dengan AS dalam kemajuan teknologi luar angkasa. Demikian keterangan yang dikutip dari Moon Daily, Senin (13/7/2009).

Para pihak yang meragukan berupaya menghantam hal ini dengan memperbanyak teori dan bukti ilmiah yang menguatkan. Di antaranya, mereka memaparkan teori yang menyebutkan bahwa kemungkinan besar para astronot itu akan habis terpanggang terlebih dahulu saat melewati 'sabuk' Van Allen sebelum mencapai bulan.

Dalam sebuah kesempatan yang membahas segala kejanggalan pendaratan manusia di Bulan, salah satu ahli astronomi bernama Phil Plait, mengemukakan kejanggalan foto pendaratan Armstrong. Pada foto yang selama puluhan tahun telah terpublikasi ke seluruh dunia itu, sama sekali tidak nampak keberadaan bintang di langit.

"Tidak ada atmosfir di Bulan, dengan demikian seharusnya bintang-bintang yang terlihat dari langit di Bulan akan bersinar lebih terang," kata Plait.

Plait dan rekan-rekannya juga memberi catatan soal bendera AS yang terlihat berkibar pada foto dan video rekaman. Mereka mengatakan, mustahil bendera tersebut bisa berkibar karena sesungguhnya tidak ada udara di Bulan. (srn)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Diberdayakan oleh Blogger.

Kenali dunia dari sini